Monday, 23 March 2020

SISTEM PENGHANTARAN BUKAL

Assalamualaikum Wr. Wb..
Welcome to my Course

Pada kali ini kita akan membahas mengenai sistem penghantaran tablet bukal dimana diharapkan pembaca mampu memahami sistem penghantaran tablet bukal

.



SISTEM PENGHANTARAN BUKAL

 

Membran Mukosa Mulut dan Bukal

Membran mukosa mempunyai permukaan yang lembab yang terbentang pada dinding organ saluran pencernaan dan pernapasan, bagian dalam mata, nasal, rongga mulut dan organ genital. Ada tiga tipe mukosa mulut yaitu, masticatory, lining, dan mukosa spesial. Mukos masticatory menutupi gingiva dan palatal. Mukosa ini menekan epitelium yang berkeratinin ke jaringan dibawahnya dengan bantuan jaringan kolagen penghubung yang dapat menahan abrasi dan gaya tekan dari proses mengunyah. Lining mukosa menutupi semua area kecuali permukaan dorsal lidah dan ditutupi oleh epitelium nonkeratinasi sehingga lebih permeabel. Mukosa ini dapat berubah elastis dan dapat meregang untuk membantu berbicara dan mengunyah. Mukosa spesial yang berada di belakang lidah merupakan gabungan masticatory dan lining mukosa yang terdiri dari sebagian mukosa berkeratin dan sebagian mukosa nonkeratin.

Mukosa mulut terdiri dari epitelium yang ditutupi mukus dan terdiri dari stratum distendum, stratum filamentosum, stratum suprabasale dan stratum basal. Epitelium bisa terdiri dari lapisan tunggal (single layer) yang terdapat pada lambung, usus kecil dan usus besar serta bronkus, ataupun lapisan ganda (multiple layer) seperti pada esofagus dan vagina.

Bukal adalah bagian dari mulut yang membatasi secara anterior dan  lateral antara bibir dan pipi, secara posterior dan medial (tengah) antara gigi dan gusi serta di atas dan di bawah dari mukosa yang terbentang antara mulut, pipi dan gusi. Pembuluh arteri maksilaris mengedarkan darah ke mukosa bukal dan darah mengalir lebih cepat dan lebih banyak (2.4 ml/min/cm2) dari pada daerah sublingual, gingival dan palatal, sehingga memfasilitasi difusi pasif molekul obat melewati mukosa. Tebal dari mukosa bukal  antara  500  –  800  µm  dan  memiliki tekstur yang  kasar,  yang  cocok  untuk  sistem  penghantaran  obat  yang bersifat retensif. Pergantian epitelium bukal antara 5 – 6 hari.

Sistem Penghantaran Obat Bukal

Penghantaran obat melalui bukal adalah penghantaran melalui mukosa bukal, yang terletak di sepanjang pipi, untuk mencapai sirkulasi sistemik. Mukosa bukal kurang permeable jika dibandingkan dengan mukosa epitel usus, oleh karena itu penggunaan enhancer sebagai peningkat permeasi untuk bentuk sediaan bukal telah banyak digunakan. Diperkirakan bahwa permeabilitas mukosa bukal adalah 4-4000 kali lebih besar daripada kulit. Membran lipid pada mukosa mulut menahan masuknya makromolekul sehingga molekul-molekul kecil yang tidak terionisasi dapat melintasi membran ini dengan mudah.
Mekanisme Absorpsi Bukal
Mekanisme melintasnya obat melintasi membran lipid biologis diantaranya adalah difusi pasif, difusi terfasilitasi, transport aktif dan pinositosis. Mekanisme penghantaran obat pada mukosa bukal adalah difusi pasif yang melibatkan perpindahan dari zat terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah pada jaringan bukal. Absorpsi obat dari rongga mulut tidak sama dengan masuknya obat secara langsung ke sirkulasi sistemik karena obat seperti di simpan dalam membran bukal atau lebih dikenal dengan efek reservoir bukal. Sekresi saliva mengubah kinetika penyerapan bukal dari larutan obat dengan mengubah konsentrasi obat di dalam mulut.

Keuntungan Bucal Drug Delivery System
Keuntungan dalam penghantaran obat secara bukal adalah sebagai berikut, mudah dalam pemberian dan penghentian terapi; memungkinkan terjadi lokalisasi obat pada rongga mulut untuk periode waktu yang panjang; dapat diberikan pada pasien yang tidak sadar; merupakan rute yang cocok untuk obat–obat yang mengalami efek lintas pertama yang tinggi sehingga obat tersebut dapat mencapai bioavailabilitas yang lebih baik; dosis obat dapat diturunkan sehingga memperkecil terjadinya efek samping; obat yang tidak stabil pada pH asam lambung ataupun yang tidak stabil pada pH basa usus dapat diberikan melalui penghantaran bukal; obat dengan bioavalabilitas yang rendah dapat diberikan dengan mudah.

Kekurangan Bucal Drug Delivery System
Kekurangan pada sistem penghantaran bukal adalah sebagai berikut, obat yang dapat mengiritasi mukosa mulut, pahit, dan berbau tidak dapat menggunakan sistem bukal; obat yang tidak stabil pada pH bukal tidak dapat dihantarkan dengan sistem ini; hanya untuk obat yang memiliki dosis rendah; obat dapat mengembang oleh saliva; makan dan minum dapat membatasi penghantaran obat; integritas struktur formulasi tergantung pada pengembangan dan hidrasi polimer bioadhesif.

Mari berdiskusi dengan komentar di bawah ya..