Welcome to my Course
Pada kali ini kita akan membahas mengenai sediaan padat farmasi yaitu metode atau teknik granulasi, dimana diharapkan pembaca mampu menjelaskan dan memahami apa itu granulasi, bagaimana prosesnya dan apa saja alat yang digunakan.
Jika masih ada yang mau ditanyakan atau kurang jelas bisa langsung komentar pada kolom komentar di bawah ya teman-teman,,mari berdiskusi....
Granulasi
merupakan proses penggabungan partikel kecil untuk membentuk ukuran yang
semakin besar, massa permanen, partikel tetap dan dapat diidentifikasi.
Granulasi ini merupakan tahap / proses sebelum dilakukannya tabletasi. Serbuk
bisa saja langsung dikempa/ dicetak menjadi tablt, namun supaya sifat fisiknya
menjadi lebih baik maka perlu digranulasi dan tujuannya dapat mempermudah
proses pembuatan tablet.
Adapun
tujuan dari granulasi itu sendiri :
a.
Untuk meningkatkan
ukuran partikel
b.
Memperbaiki sifat
alir
c.
Memperbaiki
kompressibilitas ( ketika diberi tekanan bisa memadat )
d.
Menjaga homogenitas
serbuk
e.
Memperbaiki bentuk
dan ukuran partikel leih seragam ( ukuran yang seragam dapat mempermudah
pembentukan tablet agar lebih baik )
f.
Permukaan hidrofilik
g.
Menghindari
terbentuknya debu
Ada
3 macam teknologi pembuatan tablet :
a.
Granulasi basah (ada
proses ayak basah )
b.
Granulasi kering (ada
proses slugging)
c.
Kempa /cetak langsung
Pertimbangan
yang dapat digunakan supaya tidak salah pilih antara harus menggunakan
granulasi basah atau kering dilihat dari preformulasinya atau latar belakang
dari bahan-bahan yang digunakan :
a.
Stabilitas meliputi
suhu, lembab, oksidasi, cahaya
b.
Aliran (bai atau
jelek ) jika aliran baik maka bisa menggunakan kempa langsung / granulasi kering,
namun jika alirannya jelek maka mengguunakan granulasi basah
c.
Kempresibilitas ( Non
kompresibel, kompresibel tidak mengalir, kompresibel mengalir )
d.
Dosis ( kecil < 5% dari formula ini disarankan
untuk granulasi basah, sedangkan untuk dosis sedang 5%-30% dan besar > 30%
bisa menggunakan granulasi kering atau kempa langsung)
- Granulasi basah ( dengan menggunakan pelarut)
Merupakan
pembentukan massa granul dari campuran serbuk bahan pbat, pengisi , pengikat
yang dicampur kering terlebih dahulu kemudian dibuat massa granul dengan
pelarut
Pertimbangan
pemilihan bahan :
a.
Pelarut : mudah
menguap dan tidak beracun, air, etanol, isopropanol
b.
Bahan pengikat : PVP,
gelatin, HPMC, amilum
c.
Stabilitas senyawa
obat : pemanas – waktu , hidrolisalmbar/air
Prosedur
pembuatan tablet menggunakan granulasi basah :
a.
Menhaluskan at aktif
dan eksipien
b.
Mencampur serbuk
c.
Membuat larutan
pengikat
d.
Granulasi : mencampur larutan pengikat dengan campuran
serbuk sehingga membentuk massa granul dengan menggunakan alat
e.
Mengayak massa granul
basah dengan ukuran mesh ( 10-14 mesh)
f.
Mengeringkan granul
basah
g.
Mengatak granul
kering bisa menggunakan oven ( 16-20 Mesh)
- Granulasi kering (pembuatan granul tidak menggunakan pelarut pengikat )
Biasanya
digunakan untuk bahan obat dosis besar yang alirannya jelek, peka terhadap
lembab dan panas.
Prosedurnya
a.
Menghaluskan bahan
aktif + eksipien
b.
Ditambahkan ½
disintegran- lubrikan
c.
Dicetak menjadi tablet besar
d.
Menggiling dan
mengayak disebut prosies slugging menghasilkan slugg . pada saat penggilingan
ada proses milling (pengecilan ukuran partikel) dan sizing.
e.
Mencampur lagi dengan
½ disintegran-lubrikan alat yang digunakan yaitu mixer
f.
Tablet dicetak dengan
kompaktor
- Metode cetk langsung ( merupakan pembuatan tablet tanpa menggunakan
granulasi dan memerlukan bahan yang sesuai yang cenderung lebih mahal
karena memiliki sifat fisik yang baik untuk dapat dicetak langsung
Keuntungan
:
a.
Waktu lebih singkat
b.
Dapat meminimalisir
alat, ruangan, waktu dan SDM
c.
Meningkatkan waktu
hancur
d.
Dapat mengeliminasi
panas dan lembab yang terjadi pada granulasi basah dan tekanan tinggi pada
granulasi kering
Kekurangan
:
a.
Harganya mahal karena
memiliki sifat fisik yang baik untuk dcapat dicetak langsung
b.
Ukuran partikel semua
bahan harus mirip
c.
Sulit untuk
mendistribusikan zat aktif yang dosisnya
kecil,
Wassalamualaikum Wr. Wb.




