Tuesday, 25 February 2020

METODE GRANULASI

Assalamualaikum Wr. Wb..
Welcome to my Course

Pada kali ini kita akan membahas mengenai topik granulasi pada teknologi formulasi sediaan padat. Diharapkan pembaca mampu memahami metode granulasi pada teknologi formulasi sediaan padat
Pada kali ini akan dibahas :
Apa itu granul dan granulasi, Bagaiman metide pembuatan granul, Metode pembuatan tablet: cetak langsung, granulasi basah dan granulasi kering beserta peralatannya

Kalian sudah ada yang tahu atau pernah mendengar granul atau granulasi? lalu mengapa semua bahan farmasi harus dibuat granul terlebih dahulu sebelum di cetak atau dikempa menjadi tablet atau kaplet? Mari kita membahasnya bersama-sama pada artikel kali ini...


Umumnya serbuk tidak dapat dikempa langsung menjadi tablet karena pada serbuk biasanya terdapat karakteristik dan sifat-sifat berikut yang menyebabkan serbuk tersebut tidak dapat dikempa langsung menjadi tablet, yaitu:
a. Serbuk kurang memiliki karakteristik ikatan atau lekatan (kohesif dan adhesif) yang baik secara bersama-sama menjadi kesatuan padatan yang kompak.
b. Serbuk biasanya tidak memiliki sifat lubrikasi dan disintegrasi yang dipersyaratkan untuk dicetak menjadi tablet.
c. Serbuk pada umumnya tidak atau kurang memiliki sifat mengalir bebas.

Selanjutnya yang dimaksud dengan granulasi serbuk adalah suatu proses membesarkan ukuran partikel kecil yang dicampur bersama-sama menjadi gumpalan yang lebih besar, lebih kuat, dan partikel masih teridentifikasi dan membuat gumpalan tersebut mengalir bebas.
Tujuan granulasi suatu serbuk adalah sebagai berikut:
a. Membuat bahan mengalir bebas
b. Memadatkan bahan
c. Membuat campuran menjadi lebih homogen
d. Memperbaiki karakteristik pengempaan bahan aktif
e. Mengendalikan laju pelepasan bahan aktif
f. Memberi kemudahan pengukuran atau dispersing voleme
g. Mengurangi debu
h. Memperbaiki penampilan tablet

Metode granulasi sendiri dapat dibedakan menjadi 3 metode yaitu metode granulasi basah, metode granulasi kering, dan metode kempa langsung atau cetak langsung.Tiap-tiap metoda tersebut mempunyai keuntungan dan keterbatasan. Namun demikian, terdapat cara yang sama pada ketiga metoda tersebut yaitu pada dua tahap pertama ketika melakukan penghalusan dan pencampuran komponen formulasi bersifat identik. Selanjutnya, proses pembuatan tablet pada tahap-tahap berikutnya akan berbeda Bagaimana proses dan perbedaan dari ketiga metode granulasi tersebut? mari kita bahas bersama ya..


Mari berdiskusi metode granulasi mana yang paling sederhana dan efisien menurut kalian dengan komentar di bawah ya..

9 comments:

  1. Godong sere
    Suket rondo mopol
    Daun insulin
    Sereh
    Digunakan untuk jamu penurun kolesterol

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Menurut saya, baik granulasi kreing ataupun basah memiliki hasil tablet dengan sifat fisik dan kriteria masing" tablet yg baik, namun pada granulasi kering dengan metode kempa langsung lebih efisien dikarenakan tablet yg dihasilkan memiliki waktu hancur yg relatif cepat.terimakasih

    ReplyDelete
  4. Menurut saya, granulasi basah yaitu mencampur zat aktif dan eksipien menjadi partikel yang lebih besar dengan menambahkan cairan pengikat dengan jumlah besar dan diperoleh masa lembab, sedangkan granulasi kering yaitu mencampurkan zak aktif dan bahan dalam keadaan kering, untuk kemudian di kempa kembali untuk mendapatkan tablet yang memenuhi syarat, prinsipnya membuat granul yang baik dengan cara mekanis, tanpa pengikat dan pelarut. Dan yg lebih efisien yaitu granulasi kering. Terimakasih

    ReplyDelete
  5. Menurut saya yang sering dipakai pada pembuatan tablet adalah granulasi kering karena:
    granulasi basah : tablet dapat dibentuk dengan mengikat serbuk dengan suatu pengikat yang tergantung pada suatu melarutkan,sedangkan granulasi kering dengan menggunakan cara yang tepat pada tabletasi zat-zat peka suhu atau bahan obat yang tidak stabil dengan adanya air.. terimakasih

    ReplyDelete
  6. menurut saya , setiap metode punya kekurangan dan keunggulannya masing². setiap bahan aktif obat memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda. dan metode² tadi digunakan dgn disesuaikan sifat dan karakteristiknya, agar dapat menghasilkan tablet yang baik. metode granulasi kering lebih efisien, metode ini menghasilkan tablet yg lebih stabil dan waktu hancur yg baik.Terima kasih .

    ReplyDelete
  7. Menutur saya granulasi kering karena proses pembuatan tablet dengan cara mencampurkan zat aktif dan bahan dalam keadaan kering, untuk kemudian dikempa, lalu dihancurkan menjadi partikel yang lebih besar, lalu dikempa kembali untuk mendapatkan tablet yang memenuhi persyaratan. prinsipnya membuat granul yang baik dengan cara mekanis, tanpa pengikat dan pelarut. metode ini boleh digunakan apabila :
    zat aktif memiliki sifat aliran yang buruk (tidak amorf)
    zat aktif sensitif terhadap panas dan lembab
    kandungan zat aktif dalam tablet tinggi
    Keuntungan granulasi kering :
    - peralatan lebih sedikit dibanding granulasi basah
    - cocok digunakan pada zat aktif tidak tahan panas dan lembab
    - tahap pengerjaan tidak terlalu lama
    - biaya lebih efisien dibanding granulasi basah
    - mempercepat waktu hancur obat dalam tubuh karna tidak menggunakan pengikat
    Kerugian/kekurangan granulasi kering :
    - memerlukan mesin tablet khusus untuk slug
    - tidak dapat mendistribusikan zat warna dengan seragam
    - proses banyak menghasilkan debu, sehingga rentan terhadap kontaminasi silang

    ReplyDelete
  8. Menurut saya, granulasi kering dan granulasi basah dapat memberikan perbedaan yang signifikan terhadap stabilitas zat aktif.
    Pada penggunaan metode granulasi kering menghasilkan tablet
    yang memiliki stabilitas lebih baik daripada tablet metode granulasi basah.

    ReplyDelete
  9. Metode granulasi merupakan proses penggabungan partikel-partikel kecil dan membentuk ukuran yang lebih besar, memiliki massa yang permanen namun pertikelnya tetap dapat diidentifikasi.
    Setiap bahan tablet tentunya memiliki karakteristik yang berbeda sehingga untuk metode granulasi yang digunakan disesuaikan dengan karakteristik bahan tersebut.

    ReplyDelete