Saturday, 19 September 2020

PRAKTIKUM SUSPENSI PART 1

 I. PENDAHULUAN

I.1Diare

Diare adalah frekuensi dan likuiditas buang air besar (BAB) yang abnormal. Frekuensi dan konsistensi BAB bervariasi dalam dan antar individu. Sebagai contoh, beberapa individu defekasi tiga kali sehari, sedangkan yang lainnya hanya dua atau tiga kali sehari.

(ISO farmakoterapi, halaman 349)

I.2. Definisi Sediaan

Suspensi adalah sediaan cair yang mengandung partikel padat tidak larut yangterdispersi dalam fase cair ( Farmakope Indonesia IV. 1995, hal 17). Suspensi ini dibagi menjadi tiga antara lain : Suspensi oral, suspensi topikal dan suspensi otic.        (USP XXVII, 2004, hal 2587).

Suspensi Oral adalah sediaan cair mengandung partikel padat yang terdispersi dalam pembawa cair dengan bahan pengaroma yang sesuai, dan ditujukan untuk penggunaan oral (Farmakope Indonesia IV, 1995, hlm 18). Zat yang terdispersi harus halus dan tidak boleh cepat mengendap. Jika dikocok  perlahan-lahan harus segera terdispersi kembali. Dapat mengandung zat tambahan untuk menjamin stabilitas suspensi. Kekentalan suspensi tidak boleh terlalu tinggi agar sediaan mudah dikocok dan dituang.                       (Farmakope Indonesia, edisi III, Hal32) 

1.2.1Kelebihan dan Kelemahan Bentuk Sediaan Suspensi

Kelebihan:

1. Bentuk cair lebih disukai daripada bentuk padat, karena mudahnya menelan cairan, terutama untuk anak-anak dan manula.

2. Mengurangi penguraian zat aktif yang tidak stabil dalam air.

3. Homogenitas tinggi

4. Lebih mudah diabsorpsi daripada tablet/kapsul.

5. Ketepatan dalam pemberian dosis : mudah untuk memberikan dosis yang relatif sangat besar dan mudah diatur penyesuaian dosisnya untuk anak-anak.

6. Kerugian dari obat tertentu yang mempunyai rasa tidak enak bila diberikan dalam bentuk larutan akan tidak terasa bila diberikan sebagai partikel yang tidak larut dalam suspensi

(Ansel, hal 355)

Kekurangan :

1.Kestabilan rendah

2.Jika membentuk “cacking” akan sulit terdispersi kembalisehingga homogenitasnya turun.

3.Alirannya menyebabkan sukar dituang

4.Ketepatan dosis lebih rendah daripada bentuk sediaan larutan.

5.Pada saat penyimpanan, kemungkinan terjadi perubahansistem dispersi (cacking, flokulasi, deflokulasi) terutama bila terjadi perubahan temperatur

(Ansel, hal 356)

1.2.2Syarat Suspensi

Syarat – syarat suspensi tersebut terdiri dari :

1.Zat terdispersi harus halus dan tidak boleh mengendap

2.Jika dikocok, harus segera terdispersi kembali

3.Dapat mengandung zat tambahan untuk menjamin stabilitas suspensi

4.Kekentalan suspensi tidak boleh terlalu tinggi agar sediaan mudahdikocok dan dituang.

5.Karakteristik suspensi harus sedemikian rupa sehingga ukuran partikeldari suspensoid tetap agak konstan untuk yang lama pada penyimpanan

(Ansel, 356)

II. FORMULA

II.1Formula umum

Formula umum dari bentuk sediaan suspensi terdiri dari :

1.Zat berkhasiat

2. Zat Pembawa, yang terdiri atas:

a.Zat pembawa, contoh : air, sirup 

b.Zat pensuspensi/pelarut(Suspending agent)

Contoh : Na-CMC, Gom Arab, HPMC

c.Zat perasa/ pemanis

Contoh pemanis alami: sukrosa, fruktosapemanis buatan Na-siklamat, sakarin, aspartam

d.Zat pengaroma

contoh : rasberry

e.Zat pengawet

contoh : Metil / propel paraben

(The Science of Dosage Form Design, ulton, 275-276;Excipients,95, 97, 112, 283, 287, 289, 386, 108, 110;Pharmaceutical Practise, Aulton, 101)

2.2Formula Baku

·         Suspensi Neo Kaolana (ISO Vol 43, 2008, hal: 383)

Tiap 15 ml mengandung:

Kaolin             700 mg

Pektin              66 mg

Zat tambahan lain yang cocok 

·         Suspensi Kaolin Pektin (Drug Formulation Manual, hal 400)

Tiap 30 ml mengandung :

Kaolin             6 g

Pektin              130 mg

Batch size : 800 L

13120 botol @ 60 ml

Metyl paraben             640 g

Propil paraben             160 g

Veegum                       4,8 g

Kaolin Light                160 Kg

Pectin                          3,46 Kg

CMC Na                      16,00 Kg 

Na sakarin                   8080 g

Oil peppermint            qs

·         Suspensi Neo Kaominal (ISO Vol 40, 2005, hal: 367)

Tiap 5 ml mengandung:

Kaolin             700 mg

Pektin              66 mg

Zat tambahan lain yang cocok

No comments:

Post a Comment